<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	>

<channel>
	<title>Cangkruk'an &#124; Tenguk-tenguk Bareng Rofiul</title>
	<atom:link href="http://rofiul.blogdetik.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://rofiul.blogdetik.com</link>
	<description>Cangkruk'an golek Ilmu!</description>
	<pubDate>Mon, 29 Jun 2009 13:52:03 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.7</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Dan SMANSA Pun Dikenal Karena IT-nya</title>
		<link>http://rofiul.blogdetik.com/2009/06/29/dan-smansa-pun-dikenal-karena-it-nya/</link>
		<comments>http://rofiul.blogdetik.com/2009/06/29/dan-smansa-pun-dikenal-karena-it-nya/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 29 Jun 2009 13:52:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rofiul</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Sekolah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rofiul.blogdetik.com/?p=526</guid>
		<description><![CDATA[Pada saat menyebar undangan pernikahan kemarin, saya sengaja datang sendiri mengantar ke rumah teman-teman SMA saya yang masih bisa saya hubungi. Tentunya tidak sekedar mengantar undangan saja, tapi juga ngobrol ngalor ngidul menceritakan pengalaman hidup selama tidak bertemu.
Hingga akhirnya mereka menanyakan perkembangan SMANSA tercinta,&#8221;Gimana kabare SMANSA, katanya IT-nya sudah maju..&#8221;, kebanyakan mereka bertanya seperti itu. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pada saat menyebar undangan pernikahan kemarin, saya sengaja datang sendiri mengantar ke rumah teman-teman SMA saya yang masih bisa saya hubungi. Tentunya tidak sekedar mengantar undangan saja, tapi juga ngobrol ngalor ngidul menceritakan pengalaman hidup selama tidak bertemu.</p>
<p>Hingga akhirnya mereka menanyakan perkembangan SMANSA tercinta,&#8221;Gimana kabare SMANSA, katanya IT-nya sudah maju..&#8221;, kebanyakan mereka bertanya seperti itu. Bahkan teman saya yang dipelosok desa juga sudah tahu perkembangan SMANSA ini.</p>
<p>Tentu saya yang termasuk di dalam tim IT-nya merasa bangga, SMANSA bisa memiliki hal yang dibanggakan di mata masyarakat. Padahal saya mengira perkembangan IT di SMANSA belum diketahui masyarakat lebih luas dari Kota Pare saja.</p>
<p>Alhamdulillah jika memang perkembangan SMANSA ini bisa diketahui oleh para alumni, semoga kita merasa bangga pernah bersekolah di SMAN 1 Pare.</p>
<p>Do&#8217;akan kami bisa terus mengembangkan IT di SMANSA Pare tercinta <img src='http://rofiul.blogdetik.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rofiul.blogdetik.com/2009/06/29/dan-smansa-pun-dikenal-karena-it-nya/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Seminar &#8220;Jadi Jutawan Dari Nge-Blog&#8221;</title>
		<link>http://rofiul.blogdetik.com/2009/06/08/seminar-jadi-jutawan-dari-nge-blog/</link>
		<comments>http://rofiul.blogdetik.com/2009/06/08/seminar-jadi-jutawan-dari-nge-blog/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 08 Jun 2009 09:20:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rofiul</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Business]]></category>

		<category><![CDATA[seminar internet]]></category>

		<category><![CDATA[seminar kediri]]></category>

		<category><![CDATA[seminar ngeblog]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rofiul.blogdetik.com/?p=525</guid>
		<description><![CDATA[Kemarin beberapa teman dari blogger KotaTahu mau membuat acara seminar mengenai Blogging dan tema yang diambil seperti yang ada di judul posting ini. Rencananya mau mengundang pembicara dari blogger dari kota TA atau AE (inisial :p ). Saya pun menawarkan diri, kalau memang mau saya bisa memberikan materi itu. Itung-itung harus ada Blogger Kediri yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kemarin beberapa teman dari blogger KotaTahu mau membuat acara seminar mengenai Blogging dan tema yang diambil seperti yang ada di judul posting ini. Rencananya mau mengundang pembicara dari blogger dari kota TA atau AE (inisial :p ). Saya pun menawarkan diri, kalau memang mau saya bisa memberikan materi itu. Itung-itung harus ada Blogger Kediri yang bisa dijadikan contoh, masak harus ngundang sampai luar kota. Ya istilahnya membangun kota sendiri lah visinya :d .</p>
<p>Pada dasarnya misi saya adalah mengenalkan dunia internet terutama blogging bagi masyarakat Kediri. Peluang bisnis di internet sangat luas dan memerlukan ide cemerlang kita untuk bisa memanfaatkan peluang ini. Apalagi saat ini pertumbuhan konsumsi internet semakin tinggi, ditandai dengan menjamurnya Warnet di Kediri. Yang lebih khusus lagi semoga acara seminar ini bisa memberikan media alternatif bagi para netter belia dan pemula. Karena kalau saya perhatikan kegiatan ngenet mereka masih seputar download lagu, cari wallpaper, ringtone, game dan bahkan yang berbau pornografi (jangan ya!). Kalau mereka tahu dari internet bisa cari duit, tentu kegiatan mereka akan lebih terarah dan lebih semangat lagi ngenetnya :d .</p>
<p>Yang mau ikutan acaranya tanggal 11 Juni 2009 pukul 14.00 WIB di Hotel Lotus Garden, Kediri. Tiketnya bisa kontak ke Pak Hermanuddin 0856 4528 2891.</p>
<p>Acara ini disponsori Telkom Speedy</p>
<p>C U</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rofiul.blogdetik.com/2009/06/08/seminar-jadi-jutawan-dari-nge-blog/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Gara-gara Tombol F5</title>
		<link>http://rofiul.blogdetik.com/2009/05/28/gara-gara-tombol-f5/</link>
		<comments>http://rofiul.blogdetik.com/2009/05/28/gara-gara-tombol-f5/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 28 May 2009 13:19:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rofiul</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Sekolah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rofiul.blogdetik.com/?p=524</guid>
		<description><![CDATA[Hanya sekedar ingin berbagi kisah saat kemarin membantu berbagi ilmu di SMANSA saat acara In House Training PSB. Acara yang berlangsung 2 hari ini memang cukup melelahkan (harusnya) mulai dari jam 8 pagi sampai jam 4 sore, tapi semua itu terbayar lunas melihat semangat bapak ibu guru SMANSA yang yang semangat 45 agar bisa membuat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hanya sekedar ingin berbagi kisah saat kemarin membantu berbagi ilmu di SMANSA saat acara In House Training PSB. Acara yang berlangsung 2 hari ini memang cukup melelahkan (harusnya) mulai dari jam 8 pagi sampai jam 4 sore, tapi semua itu terbayar lunas melihat semangat bapak ibu guru SMANSA yang yang semangat 45 agar bisa membuat bahan ajar berbasis TIK.</p>
<p>Seperti biasanya saat pelatihan atau workshop, saya harus ngider keliling sana sini membantu bapak ibu yang kesulitan. Memang untuk belajar sesuatu hal yang baru, pasti berat apalagi benar-benar dimulai dari nol. Minimal udah tahu kegunaan mouse dan posisi huruf di keyboard <img src='http://rofiul.blogdetik.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> .</p>
<p>Pada hari ke-2, bahasannya sudah mengenai PowerPoint. Hingga sampai pada menampilkan slide dengan slideshow. Bapak Hermannuddin selaku fasilitator sudah memperagakan cara menampilkan slideshownya via layar monitor dan memerintahkan untuk <strong>Menekan F5</strong>.</p>
<p>Saya yang sebelumnya duduk di karpet karena agak capek berdiri terus, langsung celingukan melihat bapak ibu guru. Wah jangan-jangan malah diketik F5 nih!. Setelah melihat beberapa guru, ooh.. sudah benar (batin saya), sudah tahu letak posisi F5.</p>
<p>Hingga akhirnya saya dipanggil seorang ibu guru</p>
<p>&#8220;Mas, ini gimana kok ndak bisa?&#8221;, ibu-nya bertanya.<br />
Saya yang agak jauh langsung mendekat ,&#8221;Sebentar, bu&#8221;.</p>
<p>Pas sudah dekat. &#8220;Ini gimana sudah saya F5 nggak bisa&#8221;<br />
&#8220;Bentar, saya cek dulu&#8221;, sahut saya.<br />
Pas lihat monitornya..<br />
weee..lha dalah..<br />
di layar ibunya terketik</p>
<blockquote><p>FFFFFFFFFFFFFFFFFFFFFFF5555555555555555555555555555</p></blockquote>
<p>Saya yang dalam posisi setengah berdiri, langsung ketawa ngakak sambil duduk&#8230; nggak nahan ketawanya, sampe nangis :d . Sampe akhirnya saya sungkan ngetawain ibuknya ,&#8221;Jangan diketawain tho, mas..&#8221;, kata ibuknya sambil senyum-senyum.</p>
<p>Ya begitulah suasana saat pelatihan di SMANSA. Memang untuk memberikan ilmu bagi bapak ibu guru yang terbilang sepuh-sepuh ini perlu pemahaman dan kesabaran tinggi. Untuk mengetahui seberapa kemajuan yang bisa dicapainya.</p>
<p><img src="http://lh4.ggpht.com/_0qWM89roQIU/Sh1NuHuG1-I/AAAAAAAACA0/xYESMBD9hQY/s400/100_2287.jpg" alt="In House Training SMA Negeri 1 Pare" /></p>
<p>Alhasil, saya bisa merasakan kepuasan berbagi ilmu dengan bapak ibu guru di SMANSA Pare. Semoga ilmunya bisa bermanfaat bukan hanya bagi siswa siswi SMAN 1 Pare tapi juga bagi SMA lainnya melalui program Pusat Sumber Belajar ini. Amin</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rofiul.blogdetik.com/2009/05/28/gara-gara-tombol-f5/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Banyak Majunya atau Mundurnya?</title>
		<link>http://rofiul.blogdetik.com/2009/05/20/banyak-majunya-atau-mundurnya/</link>
		<comments>http://rofiul.blogdetik.com/2009/05/20/banyak-majunya-atau-mundurnya/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 20 May 2009 02:40:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rofiul</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Sekolah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rofiul.blogdetik.com/?p=523</guid>
		<description><![CDATA[Isu yang sedang hangat di SMANSA adalah kebijakan terbaru dari kepala sekolah kita yang baru. Beberapa program yang sudah berjalan dengan optimal dihentikan dengan beberapa alasan. Tentu saja ini membuat ketidakpuasan bagi para stakeholder yang sudah bersusah payah dengan peluh keringat agar bisa menjalankan program tersebut. Disamping menimbulkan ketidakpuasan, maka kita yang sudah maju selangkah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Isu yang sedang hangat di SMANSA adalah kebijakan terbaru dari kepala sekolah kita yang baru. Beberapa program yang sudah berjalan dengan optimal dihentikan dengan beberapa alasan. Tentu saja ini membuat ketidakpuasan bagi para stakeholder yang sudah bersusah payah dengan peluh keringat agar bisa menjalankan program tersebut. Disamping menimbulkan ketidakpuasan, maka kita yang sudah maju selangkah akhirnya melangkah mundur lagi.</p>
<p>Yang patut saya pertanyakan disini adalah program kerja beliau ke depan itu apa?</p>
<p>Kalau beliau sudah menyebabkan 1 kemunduran di SMANSA, lalu <strong>bisakah</strong> beliau membuat 1 langkah kemajuan lagi untuk menyeimbangkan kemunduran tadi di SMANSA?</p>
<p>Saya bukan apa-apa di SMANSA, saya hanya alumni yang sangat peduli dengan perkembangan SMANSA. Saya ingin adik-adik kelas saya bisa mendapatkan yang terbaik dari dunia pendidikan. Itu semua berdasarkan masa SMA saya dulu, yang tidak pernah merasakan fasilitas seperti sekarang. Dibanding dulu, saat ini SMANSA sudah sangat jauh berkembang.</p>
<p>Karena itulah saya tidak rela jika SMANSA harus mundur lagi selangkah. Ataupun kalau mundur selangkah, sang Kepala Sekolah harus bisa membuat satu langkah maju. <strong>Tapi bisakah?</strong></p>
<p>Banyak Majunya atau Mundurnya? Atau mundur terus nggak maju-maju.. itu sih kelewatan!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rofiul.blogdetik.com/2009/05/20/banyak-majunya-atau-mundurnya/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Hasil Lomba Blog Kelas X</title>
		<link>http://rofiul.blogdetik.com/2009/05/09/hasil-lomba-blog-kelas-x/</link>
		<comments>http://rofiul.blogdetik.com/2009/05/09/hasil-lomba-blog-kelas-x/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 09 May 2009 03:51:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rofiul</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Sekolah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rofiul.blogdetik.com/?p=521</guid>
		<description><![CDATA[Saat melakukan penjurian kemarin, ada beberapa hal yang menarik bagi saya saat melihat blog dari teman-teman kelas X. Dari yang menarik, kagum bahkan mungkin sedikit kecewa :d . So far, saya bisa beranggapan bahwa nge-blog di SMANSA sudah mulai membudaya sebagai bentuk kreatifitas menulis dari siswa. Banyak tulisan original dari para siswa yang bagus-bagus dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saat melakukan penjurian kemarin, ada beberapa hal yang menarik bagi saya saat melihat blog dari teman-teman kelas X. Dari yang menarik, kagum bahkan mungkin sedikit kecewa :d . So far, saya bisa beranggapan bahwa nge-blog di SMANSA sudah mulai membudaya sebagai bentuk kreatifitas menulis dari siswa. Banyak tulisan original dari para siswa yang bagus-bagus dan saya yakin tidak mudah membuat tulisan seperti itu. Apalagi disertai dengan foto kejadiannya, udah seperti reporter sungguhan :d .<br />
<span id="more-521"></span><br />
Yang tentu menarik adalah banyak blog yang berisi puisi-puisi pribadi, saya sih ndak sempat ngecek satu persatu. Itu mengingatkan saya pada masa SMA saya dulu. Saya juga sering membuat puisi bahkan saya dulu punya bukunya sampai 10 buku isinya puisi semua.. aneh ya? :d . Tapi itu memang saya alami. Sering curhat atau sekedar nulis dalam bentuk puisi. Dan nggak ada yang salah nulis puisi di blog, paling tidak puisi anda nggak hilang seperti hilangnya buku saya hehehe..</p>
<p>Untuk sekedar review, artikel yang dinilai adalah sampai batas waktu 25 April 2009. Beberapa blog ada juga yang kejar tayang, dilihat dari postingnya semua tertanggal 25 April 2009..hehehe.. hayoo ngaku yang kejar tayang. Serta ada beberapa syarat artikel seperti artikel tentang blogdetik, tentang kediri, tentang TIK dan Ekstrakurikuler. Ada blog yang bagus tapi ada artikel atau syarat yang kurang, terpaksa kami kesampingkan dulu.</p>
<p>Hingga kemarin, sudah hampir semua kelas melewati penjurian. Hadiah kaos juga sudah dipacking oleh Meryna untuk dibagikan. Tinggal memilih waktu yang tepat untuk memberikan penghargaan bagi kerja keras teman-teman kelas X ini.</p>
<p>Semoga semangat nge-blog kalian bukan hanya karena hadiah kaos ini saja. Dengan nge-blog ada banyak sekali manfaat yang bisa kita raih, tak terkecuali menembus peluang hingga ke luar negeri. Karena itu ada perlunya kalian memulai sejak dari awal dengan belajar membuat tulisan sendiri. Tidak ada yang lebih indah selain tulisan kita bisa bermanfaat bagi orang lain.</p>
<p>Vivat SMANSA, Vivat BlogDetik!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rofiul.blogdetik.com/2009/05/09/hasil-lomba-blog-kelas-x/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Cari Duit Dari Internet? Bukan Mustahil</title>
		<link>http://rofiul.blogdetik.com/2009/04/30/cari-duit-dari-internet-bukan-mustahil/</link>
		<comments>http://rofiul.blogdetik.com/2009/04/30/cari-duit-dari-internet-bukan-mustahil/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 30 Apr 2009 05:06:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rofiul</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Business]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rofiul.blogdetik.com/?p=519</guid>
		<description><![CDATA[Anda tahu ada beberapa kategori blogger, salah satunya nge-blog karena pengen cari duit dan itulah saya :d . Selain untuk melakukan sharing ilmu, tujuan utama saya adalah mencari nafkah melalui Blogging. Bagaimana bisa dengan Nge-Blog kita bisa dapat duit? jawabannya bisa.
Untuk lebih jelasnya nggak akan saya jelaskan panjang lebar disini, mungkin nanti di forum yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Anda tahu ada beberapa kategori blogger, salah satunya nge-blog karena pengen cari duit dan itulah saya :d . Selain untuk melakukan sharing ilmu, tujuan utama saya adalah mencari nafkah melalui Blogging. Bagaimana bisa dengan Nge-Blog kita bisa dapat duit? jawabannya bisa.</p>
<p>Untuk lebih jelasnya nggak akan saya jelaskan panjang lebar disini, mungkin nanti di forum yang berbeda. Tapi memang mencari uang dari Internet bukanlah hal yang mustahil bahkan semua orang memiliki peluang yang sama. Saya memulai ini 1,5 tahun yang lalu dengan modal nekat karena memang jobless alias pengangguran. Bahkan sekarang tetap pengangguran, bedanya sekarang meski terlihat nganggur bisa dapat duit dari Blogging ini :d .</p>
<p>Di bawah ini salah satu hasil saya dari Project Wonderful dari 1 blog saya. Iseng-iseng saja punya space kosong di blog, saya pakai untuk pasang bannernya PW. Hasilnya lumayan untuk beli account Rapidshare :d .</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-518" src="http://rofiul.blogdetik.com/files/2009/04/recehan-project-wonderful.jpg" alt="recehan-project-wonderful" width="515" height="367" /></p>
<p>Mau juga? kalau mau, sampaikan di komentar ya <img src='http://rofiul.blogdetik.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rofiul.blogdetik.com/2009/04/30/cari-duit-dari-internet-bukan-mustahil/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Antara Fasilitas dan Harga</title>
		<link>http://rofiul.blogdetik.com/2009/04/28/antara-fasilitas-dan-harga/</link>
		<comments>http://rofiul.blogdetik.com/2009/04/28/antara-fasilitas-dan-harga/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 28 Apr 2009 01:40:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rofiul</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Jalan-jalan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rofiul.blogdetik.com/?p=515</guid>
		<description><![CDATA[Ini sekedar sharing pengalaman saat kemarin sore melakukan servis motor. Motor Jupiter-Z saya speedometernya sudah menunjukkan 31 ribu, sudah kelewat hampir seribu KM untuk melakukan servis rutin yang biasanya saya lakukan 3000 KM sekali. Setelah melihat antrian di Tri Jaya Motor, saya batal servis disana. Pas ke Kediri kemarin, pulangnya mampir ke Bengkel Yamaha di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ini sekedar sharing pengalaman saat kemarin sore melakukan servis motor. Motor Jupiter-Z saya speedometernya sudah menunjukkan 31 ribu, sudah kelewat hampir seribu KM untuk melakukan servis rutin yang biasanya saya lakukan 3000 KM sekali. Setelah melihat antrian di Tri Jaya Motor, saya batal servis disana. Pas ke Kediri kemarin, pulangnya mampir ke Bengkel Yamaha di daerah Adan-adan.<br />
<span id="more-515"></span><br />
Baru aja naruh helm sudah dikasih kupon makan bakso gratis, weeeh.. pelayanan tambahan. Sayangnya saya lagi kenyang baru makan siang, ya sudah saya masukkan ke dalam tas. Karena menunggu adalah hal yang paling tidak saya suka, akhirnya baca koran saja sambil nungguin servis motor selesai. Ada spare part diganti yaitu rem depan yang gak mo nyala lampu rem-nya dan Oli mesin. Setelah kelar, eh motor saya dicuci.. mayan.. motor saya udah nggak saya cuci sejak sebulan lalu :p .</p>
<p>Pas menuju kasir, dikasih bill.. jreeng!! 65 ribu..  mahal bener!</p>
<p>Saya udah nggak ngitung lagi apa yang ada di nota itu, langsung saya masukkan kantong dan pulang. Pas malamnya saya cek nota itu, apa yang bikin mahal. Oli.. ah biasa, Tali rem.. biasa juga, pas saya balik untuk harga Servis.. 22,5 ribu!! Aseeem.. biaya servisnya 2x lebih mahal dari biaya servis di Tri Jaya yang biasanya hanya 10 ribu.</p>
<p>Saya pikir-pikir lagi, apa yang bikin servisnya mahal. Ya.. bakso sama cuci motor itu enggak gratis. Itu masuk dalam hitungan biaya servis. Kirain benar-benar gratis!</p>
<p>Dalam memberikan layanan tambahan hendaknya dipikirkan baik-baik kebutuhan utama dari layanan yang diberikan serta urgensi layanan tambahan itu sendiri. Kalau diberikan Bakso dan Cuci Motor gratis harusnya dilihat lagi manfaatnya dengan biaya yang dikeluarkan.</p>
<p>Kalau mau dihitung, ada 12.500 yang saya keluarkan untuk bayar bakso dan cuci motor. Ambil saja untuk bakso 6 ribu dan cuci motor 6.500. Bakso 6 ribu sudah dapat bakso urat yang uuuenak.. Cuci Motor 6.500 udah dapat cuci motor paling bagus di Pare. Sementara saya juga nggak terlalu yakin baksonya itu enak <img src='http://rofiul.blogdetik.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> dan melihat hasil cuci motornya juga keburu-buru dan hasilnya juga biasa.</p>
<p>At least saya membuang 12.500 percuma untuk layanan tambahan yang belum tentu saya pakai atau saya perlukan. Padahal tujuan saya hanya melakukan servis motor, itu saja gak lebih. Bisa duduk enak sambil nonton tivi sudah lebih dari cukup untuk layanan tambahan. Nggak perlu layanan tambahan yang membuat saya harus membayar apa yang tidak saya perlukan.</p>
<p>Saya tidak menyesali uang itu, tapi saya hanya melihatnya dari kacamata pemborosan. Ada baiknya biaya servis bisa ditekan, karena itu layanan utama sedangkan cuci motor dan bakso bisa dijadikan bisnis tambahan disana. Jadi orang yang mau makan bakso, silakan ke warung baksonya. Yang mau nyuci motor ya silakan ke tempat cuci motor. Yang cuman mau nyervis doang ya silakan (kayak saya) <img src='http://rofiul.blogdetik.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> .</p>
<p>mau bayar mahal untuk dapat fasilitas tambahan atau bayar murah aja untuk dapat layanan utama?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rofiul.blogdetik.com/2009/04/28/antara-fasilitas-dan-harga/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Semua Sudah Online, Bung!</title>
		<link>http://rofiul.blogdetik.com/2009/04/14/semua-sudah-online-bung/</link>
		<comments>http://rofiul.blogdetik.com/2009/04/14/semua-sudah-online-bung/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 14 Apr 2009 03:50:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rofiul</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Sekolah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rofiul.blogdetik.com/?p=513</guid>
		<description><![CDATA[Infrastuktur SMANSA sepertinya sudah membuat kemudahan tersediri bagi saya  . Beberapa hari lalu saat pengumuman SPPB, pas lagi enak-enak makan di warung dapat SMS dari teman saya yang jadi guru di sekolah swasta di kota Pare sini. Dia minta dikirimkan daftar nama siswa dari sekolahnya yang diterima via jalur SPPB. Walah, pas lagi enak-enak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Infrastuktur SMANSA sepertinya sudah membuat kemudahan tersediri bagi saya <img src='http://rofiul.blogdetik.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> . Beberapa hari lalu saat pengumuman SPPB, pas lagi enak-enak makan di warung dapat SMS dari teman saya yang jadi guru di sekolah swasta di kota Pare sini. Dia minta dikirimkan daftar nama siswa dari sekolahnya yang diterima via jalur SPPB. Walah, pas lagi enak-enak makan kok disuruh kerja..males banget!. Akhirnya saya SMS beliau,&#8221;Lihat di website SMANSA, ada list siswa yang diterima&#8221;. Saya sih berharap gak dapat sms balik dari dia hihihi.. dan memang benar beliau nggak sms saya balik. Saya tungguin di SMA, beliau juga nggak nongol. Berarti sudah lihat pengumuman di internet. <img src='http://rofiul.blogdetik.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /><br />
<span id="more-513"></span><br />
Lalu saat nongkrongin papan pengumuman ada ibu-ibu yang sedang melihat pengumuman SPPB di samping pos satpam. Saya kira hanya itu yang akan beliau lakukan, hingga akhirnya beliau membuka handphonenya dan bergumam,&#8221;..bagi yang diterima dipersilahkan mengambil undangan rapat orang tua di Ruang Wakasek dengan ibu Eny Rufaidah&#8221;. Wologh.. pas saya lihat lagi papan pengumuman, ternyata info itu nggak ditempel disana. Lalu darimana ibu itu bisa tahu?. Info itu hanya ada di website SMANSA!!!&#8230; Satu lagi gunanya website..kekekek&#8230; (payah juga info itu kok nggak ditempel di papan pengumuman).</p>
<p>Menjelang Penerimaan Siswa didik Baru (PSB), saya sudah berencana melakukan beberapa inovasi agar mempermudah orang tua siswa mendapatkan informasi secepatnya mengenai PSB. Yang sudah saya pikirkan adalah :</p>
<ol type="1">
<li>Menayangkan peringkat sementara di      layar televisi di lobby atau di depan perpustakaan.</li>
<li>SMS Gateway dengan beberapa keyword      ke SMS Center PAS SMANSA. Untuk mengetahui posisi anaknya, nilai      tertinggi, nilai terendah, jumlah diterima.</li>
<li>Website Mobile, web smansa akan bisa      diakses dari ponsel. Rencananya domain <a href="http://psb.sman1pare.sch.id/">http://psb.sman1pare.sch.id</a> akan      saya alihkan ke server saya di Singapura, karena bandwith luar negeri      server IIX punya SMANSA nggak kuat untuk diakses dari koneksi luar negeri.</li>
<li>PAS (Paket Aplikasi Sekolah) akan      bisa diakses secara langsung secara online. Jadi nanti data yang tampil      merupakan data yang real time dari komputer server SMANSA</li>
</ol>
<p>Jadi para orang tua tinggal menunggu dari rumah bisa melihat info terbaru PSB yang hanya 3 hari itu, tidak perlu panas-panasan di SMANSA atau ngabisin bensin di jalan. Ramah lingkungan kan? Hehehe..</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rofiul.blogdetik.com/2009/04/14/semua-sudah-online-bung/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>SMANSA Tidak Usah RSBI Dulu :D</title>
		<link>http://rofiul.blogdetik.com/2009/04/07/smansa-tidak-usah-rsbi-dulu-d/</link>
		<comments>http://rofiul.blogdetik.com/2009/04/07/smansa-tidak-usah-rsbi-dulu-d/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 07 Apr 2009 14:41:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rofiul</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Sekolah]]></category>

		<category><![CDATA[RSBi]]></category>

		<category><![CDATA[SMA RSBI]]></category>

		<category><![CDATA[Syarat RSBI]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rofiul.blogdetik.com/?p=510</guid>
		<description><![CDATA[Siang tadi saya berdiskusi dengan Meryna yang menyesalkan keputusan sang headmaster SMANSA yang akan mengimplementasikan RSBI di SMANSA tahun depan dan bukan tahun ini. Alasannya SMA sebelah saja tahun ini akan RSBI. Ya buat saja kalau SMA sebelah mau RSBI atau mau SBI sekalian nggak masalah dan nggak ada ngaruhnya sama SMANSA.
Apalagi SMANSA sudah dapat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Siang tadi saya berdiskusi dengan Meryna yang menyesalkan keputusan sang headmaster SMANSA yang akan mengimplementasikan RSBI di SMANSA tahun depan dan bukan tahun ini. Alasannya SMA sebelah saja tahun ini akan RSBI. Ya buat saja kalau SMA sebelah mau RSBI atau mau SBI sekalian nggak masalah dan nggak ada ngaruhnya sama SMANSA.</p>
<p>Apalagi SMANSA sudah dapat &#8220;jatah&#8221; Pusat Sumber Belajar tahun 2009 ini, dan segera dimulai. Kalau ditambah RSBI, walah bisa tambah amburadul bingung mana yang dipikir. Kalau mau saya, konsen dulu dengan Pusat Sumber Belajar dan memberikan yang terbaik bagi PSB-PSMA dan direktorat. Lalu kita evaluasi bersama perjalanannya, untuk bekal RSBI.</p>
<p>Soalnya untuk RSBI, persyaratannya sangat berat. Dari luas lahan yang diwajibkan saja SMANSA kayaknya nggak memenuhi hanya ada 6500 m2 dari 15.000 m2 yang dipersyaratkan. Itu belum persyaratan-persyaratan yang lainnya. Kalau dari IT sepertinya sudah 60% siap, tinggal perlu pengembangan dari beberapa kebutuhan RSBI lainnya.</p>
<p>Toh kalau SMANSA nggak RSBI, bukan berarti kualitas SMANSA lebih rendah daripada SMA sebelah. Sekali lagi itu tergantung inputan dan proses belajar mengajar siswanya. Kalau RSBI hanya akan jadi Rintisan Sekolah <strong>Bertarif</strong> Internasional ya itu sudah pasti..hehehe..</p>
<p>Makanya saya nggak begitu setuju dengan RSBI jika biaya masuknya lebih mahal dari yang sekarang. Ingatlah dengan para siswa siswi yang sebenarnya berpotensi akademik bagus tapi justru takut masuk sekolah Negeri karena ngeri dengan biaya masuknya. Padahal semua orang, semua siswa memiliki hak yang sama memperoleh pendidikan. Lalu dimanakah keadilan pendidikan di negeri ini?</p>
<p>Lupakan dulu yang itu..</p>
<p>Lebih baik kita memikirkan PSB ini ke depannya bagaimana nantinya.. <img src='http://rofiul.blogdetik.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /><br />
Tetap semangat Tim ICT SMANSA</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rofiul.blogdetik.com/2009/04/07/smansa-tidak-usah-rsbi-dulu-d/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Guru Bukan Profesi tapi Pengabdian</title>
		<link>http://rofiul.blogdetik.com/2009/04/07/guru-bukan-profesi-tapi-pengabdian/</link>
		<comments>http://rofiul.blogdetik.com/2009/04/07/guru-bukan-profesi-tapi-pengabdian/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 07 Apr 2009 13:54:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rofiul</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Ora Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rofiul.blogdetik.com/?p=506</guid>
		<description><![CDATA[Guru saat ini seperti dimanjakan dengan banyak tunjangan oleh pemerintah. Tapi di media juga tidak sedikit unjuk rasa para guru honorer yang menuntut diangkat sebagai Guru PNS. Padahal ada hal lain yang perlu diketahui oleh para guru, bahwa Guru bukanlah sebagai profesi yang dianggap sebagai mata pencaharian. Guru tidak hanya sekedar berharap gaji dan uang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Guru saat ini seperti dimanjakan dengan banyak tunjangan oleh pemerintah. Tapi di media juga tidak sedikit unjuk rasa para guru honorer yang menuntut diangkat sebagai Guru PNS. Padahal ada hal lain yang perlu diketahui oleh para guru, bahwa Guru bukanlah sebagai profesi yang dianggap sebagai mata pencaharian. Guru tidak hanya sekedar berharap gaji dan uang apalagi fasilitas. Tapi <strong>Guru adalah sebuah</strong> <strong>pengabdian mencerdaskan anak bangsa</strong>.<br />
<span id="more-506"></span><br />
Jika para guru honorer itu meminta untuk diangkat sebagai PNS, tentu mereka harusnya berpikir sejak dari awal. Guru honorer dari dulu gajinya ya segitu, bisa dibilang gajinya tidak akan mencukupi. Lalu kenapa masih mau jadi Guru Honorer?. Kalau jadi guru honorer beberapa tahun lalu diangkat jadi PNS, pasti semua orang ingin jadi guru honorer saja daripada ikutan test CPNS Karena pasti diangkat jadi PNS lewat jalur guru honorer.</p>
<p>Bagi guru PNS yang sudah banyak tunjangan, juga demikian. Sudah seharusnya dengan banyaknya tunjangan yang diberikan, akan membuat kualitas guru menjadi naik. Menambah knowledge dengan seminar atau membuat bahan ajar yang interaktif. Tidak perlu memikirkan masalah dapur ngebul dan hanya memikirkan pendidikan anak didiknya. Saya tidak mau para guru seperti bapak saya, katanya di kelas tinggal dikasih LKS lalu disuruh mengerjakan hingga selesai setiap hari. Hanya sesekali dijelaskan.</p>
<p>Motivasi menjadi guru sudah berubah, dari sebelumnya untuk pengabdian seperti Ibu Muslimah di film Laskar Pelangi. Berubah motivasinya menjadi uang dan martabat.</p>
<p>Maka lupakan saja Guru adalah Pahlawan Tanpa Tanda Jasa</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rofiul.blogdetik.com/2009/04/07/guru-bukan-profesi-tapi-pengabdian/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>
