Mei
28
Gara-gara Tombol F5
Mei 28, 2009 | |
Hanya sekedar ingin berbagi kisah saat kemarin membantu berbagi ilmu di SMANSA saat acara In House Training PSB. Acara yang berlangsung 2 hari ini memang cukup melelahkan (harusnya) mulai dari jam 8 pagi sampai jam 4 sore, tapi semua itu terbayar lunas melihat semangat bapak ibu guru SMANSA yang yang semangat 45 agar bisa membuat bahan ajar berbasis TIK.
Seperti biasanya saat pelatihan atau workshop, saya harus ngider keliling sana sini membantu bapak ibu yang kesulitan. Memang untuk belajar sesuatu hal yang baru, pasti berat apalagi benar-benar dimulai dari nol. Minimal udah tahu kegunaan mouse dan posisi huruf di keyboard
.
Pada hari ke-2, bahasannya sudah mengenai PowerPoint. Hingga sampai pada menampilkan slide dengan slideshow. Bapak Hermannuddin selaku fasilitator sudah memperagakan cara menampilkan slideshownya via layar monitor dan memerintahkan untuk Menekan F5.
Saya yang sebelumnya duduk di karpet karena agak capek berdiri terus, langsung celingukan melihat bapak ibu guru. Wah jangan-jangan malah diketik F5 nih!. Setelah melihat beberapa guru, ooh.. sudah benar (batin saya), sudah tahu letak posisi F5.
Hingga akhirnya saya dipanggil seorang ibu guru
“Mas, ini gimana kok ndak bisa?”, ibu-nya bertanya.
Saya yang agak jauh langsung mendekat ,”Sebentar, bu”.
Pas sudah dekat. “Ini gimana sudah saya F5 nggak bisa”
“Bentar, saya cek dulu”, sahut saya.
Pas lihat monitornya..
weee..lha dalah..
di layar ibunya terketik
FFFFFFFFFFFFFFFFFFFFFFF5555555555555555555555555555
Saya yang dalam posisi setengah berdiri, langsung ketawa ngakak sambil duduk… nggak nahan ketawanya, sampe nangis :d . Sampe akhirnya saya sungkan ngetawain ibuknya ,”Jangan diketawain tho, mas..”, kata ibuknya sambil senyum-senyum.
Ya begitulah suasana saat pelatihan di SMANSA. Memang untuk memberikan ilmu bagi bapak ibu guru yang terbilang sepuh-sepuh ini perlu pemahaman dan kesabaran tinggi. Untuk mengetahui seberapa kemajuan yang bisa dicapainya.

Alhasil, saya bisa merasakan kepuasan berbagi ilmu dengan bapak ibu guru di SMANSA Pare. Semoga ilmunya bisa bermanfaat bukan hanya bagi siswa siswi SMAN 1 Pare tapi juga bagi SMA lainnya melalui program Pusat Sumber Belajar ini. Amin
Comments
6 Comments so far
wakakakak….ingat-ingat F5
Duh kasian jangan diketawain..
Mungkin maklum ibu2 sering ditekan lama dirumahnya hehe..
hhihihihihihihihihihihihihihihihihihi,
lucu pak!!
saya sampe ketawa juga
Bu siapa itu,
hehehe,
ada deh bu gurunya hehehe
maklum donk bos
Mungkin belum pernah pake komputer
tapi lucu jga ceritanya
ya.. aku aja yang belum sepuh..juga o’on. hehe